SBY Diduga Provokasi Demo 4 November

sby_20161102_145139

SBY di Cikeas (Foto : tribunnews)

JAKARTA, bagitu.com – Demo ‘Tangkap Ahok’ oleh puluhan ormas Islam pada Jumat (4/11) berujung rusuh. Mantan Presiden, Susilo Bambang Yudhoyono diduga telah ikut memprovokasi demo yang berakhir dengan bakar-bakar, pengerusakan dan penjarahan.

Sehari sebelum demo, pengamat politik LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Syamsuddin Haris mengatakan, SBY telah ikut memanas-manasi rencana aksi demo yang terkait kasus penistaan agama itu. Keterangan pers SBY dua hari sebelum demo adalah sebuah bentuk provokasi massa.

“SBY sudah jelas-jelas memprovokasi. Dia memanas-manasi situasi dengan pidatonya,” kata Haris. Dia juga menyesali sikap SBY yang dinilai tidak menunjukan karakter kenegarawanan.
Tidak hanya pengamat, para netizen langsung berkicau mengejek SBY dan menyindir SBY lebai juga cengeng. “SBY tidak berusaha menyejukan, dia justru lebai dan cendrung cengeng,” tulis seorang netizen.

Tanggapan lainnya datang dari politisi PDI Perjuangan Charles Honoris. Dia mengatakan bahwa “SBY seharusnya berdiri di atas semua golongan dan menjadi penyejuk, namun SBY memanaskan situasi.” Menurut Anggota DPR-RI ini, SBY berupaya melakukan intervensi dan provokasi melalui pidatonya.

Pada Rabu (2/11) juga diberitakan tentang bantahan SBY terhadap informasi intelejen. “Itu fitnah dan menghina” tutur SBY pada pidatonya saat konferensi pers di Cikeas.

Seorang pemilik akun bernama Mike Reyysent juga menyorot sikap SBY dalam sebuah narasi. Dikatakan, SBY punya kepentingan terkait aksi demo 4 November. “Pidato SBY itu secara tersirat ingin memenangkan anaknya Agus Harimurti Yudhoyono di Pilkada Jakarta,” katanya.

Seorang netizen lainnya juga merujuk pada ‘salah ucap’ SBY ketika memberikan keterangan pers di Cikeas. Dalam keterangan persnya menyebut nama Agus (anaknya) yang kemudian dengan cepat diralat “Agus…. Ulang Ahok….”

Dari kesalahan itu, sangat jelas, secara psikologis saat jumpa pers itu pikiran SBY ada dua nama yang dominan pertama nama Agus Harimurti Yudhoyono yang sangat didukung, dan nama Ahok yang tentu sangat tidak ingin didukung. “Kesalahan ucap itu, menjadi indikasi bahwa dia sedang berjuang untuk anaknya Agus,” pungkas seorang netizen itu.

Penulis, Leon Manua

Rate this article!
Tags: