Biaya Renovasi Istana Buckingham Inggris Rp 6 Triliun

ISTANA Buckingham adalah bangunan yang punya nilai sejarah yang tinggi bagi negara Inggris maupun dunia. Sampai saat ini bangunannya terus dipelihara sehingga kokoh dan cantik berdiri. Nah, dalam waktu dekat, tempat tinggal keluarga kerajaan Inggris bersama stafnya ini akan direnovasi alias dipugar dengan perkiraan biaya yang dibutuhkan, sekitar 369 juta poundsterling atau setara Rp 6 triliun.

istana-buckingham

Istana Buckingham tempat tinggal keluarga kerajaan Inggris. (Sumber: covesia)

Perdana Menteri dan pejabat di Inggris mengakui itu dana yang dibutuhkan memang tidak sedikit. Itulah mengapa Perdana Menteri dan Kanselir mengeluarkan rekomendasi ke Sovereign Grant dalam hal pendanaan untuk mendanai pengerjaan tersebut. Perlu diketahui Sovereign Grant merupakan akun biaya hidup Ratu Elizabeth II yang meliputi biaya keamanan, perawatan istana kerajaan, dan staf di istana serta biaya perjalanan.

Sementara itu, Kepala Rumah Tangga Ratu, Tony Johnstone-Burt dalam wawancara kepada media di Inggris menuturkan jika pemugaran istana Buckingham menggunakan dana publik. Namun menurutnya hal ini tidak merugikan sebab pemugaran istana Buckingham memiliki nilai investasi jangka panjang.

Selain mendukung program pariwisata, sebagai daya tarik bagi wisatawan, istana ini punya nilai sejarah, arkeologis, arsitektur dan masih banyak lagi. “Ini (renovasi) penting untuk mencegah kerusakan bangunan yang lebih parah, yang akan membutuhkan biaya jauh lebih mahal dan kita harus ingat potensi bencana alam di tahun-tahun akan datang, jadi renovasi ini untuk memperkuat struktur bangunan istana,” ungkapnya.

Pemugaran akan mulai dilakukan sekitar April 2017. Sang ratu nantinya akan tinggal tetap di rumahnya yang berlokasi di ibukota London. Pihak kerajaan juga menyampaikan kepada warganya bahwa renovasi atau perbaikan juga akan dilakukan pada sistem drainase yaitu pipa-pipa air, kelistrikan, dan ruangan penghangat.

Laporan The Independent menuliskan memang ada masalah kerusakan pipa air di dalam istana pada abad 17. Rusak karena kebakaran yang pernah terjadi.  Pada tahun 1952 pernah direnovasi besar-besaran, hanya saja ini sudah puluhan tahun sejak perbaikan tersebut.

Renovasi istana sangat penting karena karena menyangkut keamanan Ratu Inggris dan kerajaan di masa akan datang. Selain itu, bukan hanya keluarga kerajaan yang akan menikmati keberadaan istana ini tetapi juga 800-an staf istana termasuk pemasang bendera dan tukang kebun yang tinggal di dalam istana itu.

Perlu diketahui juga, setiap tahun dalam pembukaan musim panas akan ada ribuan pengunjung, wisatawan yang membanjiri istana ini. Apalagi setiap tahun ada acara pesta kebun dan Trooping the Colour yang dirancang untuk menarik perhatian wisatawan. Biaya renovasi memang mahal tetapi itu sebanding dengan pendapatan dari potensi wisata sejarahnya.

Penulis: Yudith Rondonuwu

 

Tags: