by

Di 2016, Ekspor Impor Beras Indonesia Melambung Tinggi

JAKARTA, bagitu.com – Sepanjang Januari-November 2016, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat volume impor beras ke Indonesia sebesar 1,2 juta ton. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 569,62 ribu ton, angka ini meningkat sekitar 110,66 persen atau melonjak 630,38 ribu ton.

Impor beras
BERAS : Pada Januari-November 2016, volume impor beras ke Indonesia sebesar 1,2 juta ton. Sementara, ekspornya mencapai 1.000 ton.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo menjelaskan, pada kuartal I 2016 terjadi peningkatan volume impor beras secara signifikan,yang merupakan sisa impor tahun sebelumnya.

“Ini karena sudah kontrak pada 2015 lalu dan karena ada ketentuan denda, jadi tetap diimpor ke Indonesia di awal 2016,” ujar Sasmito, Kamis (29/12).

Sasmito merinci, Januari volume impor sebesar 382,55 ribu ton, Februari sebesar 296,37 ribu ton, Maret sebesar 303,08 ribu ton, April sebesar 36,58 ribu ton. Pada Mei sebesar 28,95 ribu ton, Juni sebesar 26,19 ribu ton.

Selanjutnya, Juli sebesar 16,34 ribu ton, Agustus sebesar 38,49 ribu ton, September sebesar 17,77 ribu ton, Oktober sebesar 17,2 ribu ton, dan November 33,8 ribu ton.

Pada kuartal I 2016, beras reguler yang dikonsumsi secara umum mendominasi impor beras. Lepas dari kuartal I, impor beras hanya berupa beras premium. Beras ini tak banyak dikonsumsi masyarakat karena lebih untuk memenuhi kebutuhan sejumlah restoran.

Dari sisi nilai, nilai impor beras sepanjang Januari-November 2016 meningkat 109,46 persen atau bertambah US$258,75 juta apabila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Nilai impor beras selama 2016 mencapai US$495,12 juta dari tahun sebelumnya yang hanya US$258,75 juta.

“Selebihnya, impor beras kita tipis sekali itu, karena memang masih butuh impor beras untuk beberapa restoran yang diimpor dari India, Jepang, dan Timur Tengah,” katanya.

Ekspor Melesat

Tak mau tertinggal dengan kinerja impor, sepanjang Januari-November 2016 aktivitas ekspor beras ke luar negeriĀ  juga meningkat. Volume ekspor beras naik hingga 138 persen, yakni dari 420 ton menjadi 1.000 ton.

Namun, peningkatan nilai ekspor ini tak signifikan. Apabila dibandingkan periode yang sama tahun lalu hanya bertumbuh 50,8 persen. Nilai ekspor beras capai US$ 860 ribu sepanjang Januari-November 2016.

“Dari segi ekspor, rupanya secara volume kita meningkat, tapi tak signifikan bila dilihat dari nilai ekspornya. Padahal, harga beras internasional relatif stabil,” imbuh Sasmito.

Penulis : Simon Siagian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *