by

Jelang Tahun Baru, Harga Komoditas Pangan Turun

JAKARTA, bagitu.com – Jelang tahun baru 2017, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi penurunan harga dari beberapa komoditas pangan. Komoditas pangan yang mengalami penurunan harga adalah komoditas pangan yang selama ini berkontribusi besar pada laju inflasi.

Komoditas pangan
TURUN HARGA : Komoditas pangan yang mengalami penurunan harga, yakni cabai merah, beras, bawang merah, gula pasir, ikan bandeng, dan susu kental manis. (Foto : www.bagitu.com)

Penurunan harga tersebut terjadi pada akhir November dan berlanjut hingga akhir tahun ini.

“Jelang akhir tahun, terlihat penurunan harga dari sejumlah komoditas pangan yang selama ini menyumbang inflasi, seperti cabai merah, beras, bawang merah dan lainnya,” jelas Deputi Bidang Statistik, Distribusi, dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo, pada Kamis (29/12).

Dari rincian BPS, beras, cabai merah, bawang merah, gula pasir, ikan bandeng, dan susu kental manis adalah komoditas pangan yang mengalami penurunan harga. Sementara, bawang merah dan cabai merah adalah komoditas pangan yang menunjukkan penurunan harga yang cukup signifikan.

Pada pekan terakhir November 2016, harga bawang merah berkisar Rp 42.702 per kilogram (kg). Namun, sejak pekan pertama bulan ini hingga memasuki tutup tahun, harga bawang merah dibanderol rata-rata Rp34.717 per kg.

Kemudian, cabai merah berada dikisaran Rp 64.283 per kg pada pekan keempat November. NamunĀ  di pekan keempat Desember merosot cukup dalam hingga Rp45.901 per kg.

Selain itu, tercatat beberapa komoditas pangan menunjukkan pergerakan harga yang stabil, misal bawang putih yang sebulan terakhir bertengger dikisaran harga Rp 38 ribu per kg.

“Sedangkan, daging sapi dan daging ayam ras, harganya masih fluktuatif,” imbuh Sasmito.

Desember, harga daging sapi di harga Rp 116.735 per kg. Padahal awal tahun 2016 harga daging sapi sempat di patok Rp 110.899 per kg. Sepanjang tahun, harga daging sapi mengalami turun naik pada rentang tersebut.

Sementara itu, minyak goreng menjadi komoditas pangan yang masih mengalami kenaikan harga, mencapai Rp11.725 per liter. Sasmito memperkirakan, kenaikan harga minyak goreng yang saat ini turut dipengaruhi harga minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO).

Selain itu, harga cabai rawit terus menanjak jelang akhir tahun. Pada pekan terakhir tahun ini Rp 72.822 per kg dari sebelumnya di akhir November Rp 40.855 per kg.

Penulis : Simon Siagian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *