by

The Kuznetsov Pulang, Tanda Militer Rusia di Suriah Mulai Dikurangi

the kuznetsov
Kapal Induk Rusia “The Kuznetsov” yang digunakan untuk membantu militer Suriah . (Naval Tech)

MOSKOW,bagitu.com – Setelah mengunmumkan hasil perundingan gencatan senjata yang berlaku pada 30 Desember 2016 lalu, pada Jumat (6/1/2017) militer Rusia di Suriah mulai dikurangi jumlahnya. Hal ini sesuai dengan kesepakatan gencatan senjata antara pemerintah Suriah dan kelompok pemberontak di Aleppo yang sementara berjalan.

Kantor berita Reuters melaporkan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan bahwa pihaknya telah menarik pulang sejumlah militer Rusia di Suriah. Putin juga menegaskan bahwa akan tetap mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad walaupun jumlah militer dikurangi. Sedangkan, kesepakatan gencatan senjata itu hanya berlaku bagi kelompok pemberontak oposisi di Aleppo, tidak berlaku bagi kelompok ISIS dan lainnya.

Sebenarnya Rusia pernah mengumumkan hal yang sama pada Maret 2016 lalu namun hingga Oktober 2016 Rusia justru menambah jumlah militernya di Suriah. Hal tersebut dikritik sejumlah pihak, namun atas tindakan Rusia itu mampu memukul mundur militan ISIS di Suriah. ISIS yang merasa hampir kalah di Suriah kemudian melancarkan gerakan teror di seluruh negara yang menjadi target. Setelah mengalahkan ISIS, Suriah yang dibantu militer Rusia mulai melancarkan serangan kepada pemberontak di Aleppo pada November 2016.

Penarikan militer Rusia di Suriah juga diumumkan secara resmi oleh Kepala Staf Umum Rusia Valery Gerasimov. Menurut Gerasimov, mulai Jumat (6/1/2017) armada angkatan laur Rusia yang dipimpin oleh kapal induk Admiral Kuznetsov (yang dikenal dengan The Kuznetsov) beranjak dari Mediterania timur. Menurut Gerasimov, hal ini sudah sesuai dengan keputusan Vladimir Putin sebagai Panglima Tertinggi Militer Rusia.

Kapal induk Kuznetsov sudah memimpin jalannya operasi penyebaran angkatan laut Rusia di lepas pantai Suriah serta memberikan dukungan armada udara untuk militer Suriah. Sebagian besar serangan udara untuk kelompok pemberontak di Aleppo pada November 2016 lalu diluncurkan dari kapal induk Kuznetsov. “Saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh kru dari kelompok kapal induk angkatan laut pada berhasil menyelesaikan tugas mereka ditugaskan,” ucap Gerasimov kepada militer Rusia di kapal induk Kuznetsov.

Kepala staf militer Suriah Letnan Jenderal Ali Abdullah Ayoub mengunjungi kapal induk Kuznetsov untuk menandai akhir dari misinya sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih. Dalam sambutannya pada stasiun televisi Rusia, Ayoub menekankan pentingnya dukungan militer Rusia yang diberikan untuk Damaskus dalam perang melawan terorisme dan kebutuhan untuk mengembangkan kerjasama militer.

Penulis: Leon Manua

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *