Ilmuwan Temukan Mesenteri Sebagai Organ Tubuh Baru Dalam Anatomi Manusia

MESENTERI adalah salah satu bagian tubuh yang terdapat dalam sistem pencernaan manusia. Selama ini bagian tersebut hanya dianggap sebagai rangkaian dari membran yang terfragmentasi di sistem pencernaan manusia dan tak layak dikategorikan sebagai organ tubuh tersendiri.

Ilustrasi: Tampilan sederhana anatomi dalam sistem pencernaan manusia. (foto: net)

Sudah berabad-abad terlewati dan para ilmuwan sudah banyak mempelajari tubuh manusia sampai bagian terkecil namun ternyata?  Anatomi dan ilmu biologi masih menyimpan begitu banyak misteri. Dalam penemuan kali ini maka ilmu kedokteran di seluruh dunia kini akan memakai buku teks anatomi yang mencantumkan mesenteri sebagai organ tubuh baru, yaitu organ tubuh ke-79 pada manusia.

Mesenteri sebenarnya bukan hal baru sebab ratusan tahun lalu ilmuan ternama Leonardo DaVinci sudah pernah menyebutkannya. Ilmuan asal Italia yang piawai melukis itu pernah mengambarkannya dalam ilustrasi anatomi manusia. Keberadaannya dalam sistem pencernaan dianggap tidak begitu penting sehingga belum diakui sebagai bagian dari organ tubuh.

Belum lama ini ahli bedah dari Irlandia Dr.J.Calvin Coffey, menemukan bukti bahwa ‘mesenteri’ merupakan struktur tunggal yang menyatu dan berkesinambungan, dan tidak terpecah-pecah. Atas dasar penemuannya itu hadirlah jurnal The Lancet Gastroenterology & Hepatology. Dalam jurnal itu Coffey menjelaskan klasifikasi ulang organ menetarium sebagai bagian yang sangat penting bagi tubuh dan sistem pencernaan manusia khususnya.

Begitu pentingnya organ tubuh mesenteri karena fungsinya sebagai penghubung usus halus menuju ke saluran pencernaan. Secara spesifik organ itu muncul dari pankreas lalu menyelubungi usus halus juga usus besar. Ibaratnya mesenteri berfungsi menahan semua isi perut. Itulah mengapa tanpa mesenterium organ-organ dalam perut manusia tidak bisa berfungsi baik.

Coffey juga menyebutkan suplay darah akan terganggu jika mesenteri tak menyatukan dinding perut manusia dengan baik sebagaimana mestinya. Hal ini terjadi sebab aliran darah dapat terhenti dan menyebabkan usus halus akan ternekrosis atau mati. Bukan hanya menganggu sistem pencernaan, jika organ tubuh mesenteri tersumbat bisa menyebabkan nyawa manusia terancam.

Para ilmuan terus melakukan penelitian khususnya menguji temuan mesenteri yang oleh sejumlah ilmuan sudah disepakati sebagai organ ke-79 dalam tubuh manusia. Belum lama ini juga para ilmuan mengungkapkan fakta bahwa mesenteri punya peran penting dalam sistem pencernaan hanya saja dalam presentasi belum ada angka pasti. Selanjutnya, peneliti akan menganalisa keberadaan sejumlah penyakit apakah ada yang berkaitan dengan mesenteri dan jika ada? Segera akan diketahui cara penyembuhan dan obat untuk menyembuhkannya.

 

Penulis: Yudith Rondonuwu.

Tags: