Tujuh Cara Sederhana Lepas dari Kencanduan Narkoba

KATA orang tidak mudah lepas dari kencanduan narkotika, obat-obat terlarang dan zat adiktif lainnya (narkoba). Tidak mudah bukan berarti tidak mungkin kan? Jika orang lain bisa lepas dan mendapatkan hidup yang lebih baik, mengapa kita tidak?

Tentu saja harus ada usaha untuk melepaskan diri dari hal itu. Nah, berikut kami uraikan tujuh cara sederhana lepas dari kecanduan narkoba. Tujuh cara ini alami dan tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar. Hanya perlu komitmen dan keinginan yang kuat untuk lepas dari jerat narkoba yang mematikan itu.

Ilustrasi seseorang ingin lepas dari narkoba. (net)

1.Menulis dampak buruk narkoba

Kegiatan ini sangat sederhana mungkin agak lama jika Anda ingin membuat detail dengan menambah informasi dari internet atau dari buku. Tujuan kegiatan ini supaya Anda tahu mengapa narkoba harus dihindari yaitu demi kebaikan diri Anda sendiri.

Ada dua model penulisan. Pertama, tuliskan secara terperinci dampak buruk narkoba menurut para ahli dan renungkan. Kedua, tuliskan daftar efek narkoba yang sudah Anda atau teman (pencandu) pernah rasakan secara fisik maupun mental.

Catatan itu akan menguatkan niat dan komitmen Anda untuk berhenti dari narkoba. Memang niat selalu ada tetapi jika tidak dibarengi tindakan maka semua itu akan sia-sia. Catatan itu bisa Anda letakkan di dinding kamar Anda, ruang makan atau tempat yang bisa setiap hari/ sesering mungkin Anda bisa melihatnya.

2.Berolahraga

Olahraga punya banyak manfaat. Selain membuat tubuh mengeluarkan racun-racun tidak berguna, olahraga juga membuat tubuh bugar setiap hari. Terkait melepaskan diri dari kecanduan narkoba jelas olahraga menjadi solusi karena ‘kecanduan berolahraga’ lebih baik daripada kencaduan narkoba.

Caranya pilihlah satu atau dua olahraga yang Anda suka. Misalnya futsal, sepak bola, bulu tangkis atau fitness. Pilihlan tempat olahraga misalnya rumah kebugaran yang steril dari para pengguna narkoba. Justru lebih baik jika Anda punya teman-teman baru yang bersih dari narkoba. Bukan tidak mungkin Anda justru akan berteman dengan mereka yang terfokus pada prestasi olahraga, masa depan atau orang-orang yang senang menjaga kesehatannya dengan berolahraga.

3.Meditasi

Pertama, Anda carilah tempat yang tenang, aman dan nyaman di kamar Anda, teras atau halaman rumah. Kedua, duduklah bersila, tutup mata dan berfokuslah kepada pernapasan yang stabil. Ketiga mulailah menarik napas dalam-dalam supaya hati dan pikiran fokus pada rasa tenang. Keempat, sugesti diri Anda atau tanamkan dalam pikiran Anda bahwa narkoba itu hanya ‘barang haram yang tidak penting’, masih banyak hal lain yang lebih berguna daripada mengonsumsi narkoba, Anda atau siapapun bisa terlepas dari nnarkoba dan pikiran-pikiran positif lainnya.

Perhatian yang dibarengi pengaturan pernapasan yang teratur akan membuat tubuh menjadi rileks.

4.Ganti teman bergaul

Ada teman yang mendatangkan kebaikan, ada teman yang mendatangkan celaka. Percaya atau tidak jika Anda berteman akrab dengan pencandu narkoba Anda tidak akan pernah lepas dari narkoba juga. Di dunia ini masih banyak sekali manusia yang baik jadi Anda tidak akan pernah rugi jika harus kehilangan satu bahkan 100 teman demi keselamatan hidup Anda.

Jika ingin lepas dari narkoba Anda harus jahui tempat atau lingkungan pemakai narkoba. Jangan pernah menyesal meninggalkan teman-teman lama yang menggunakan narkoba. Tinggalkan mereka baik-baik misalnya Anda hijrah sementara ke kota/ daerah lain dan ingat di tempat yang baru, carilah teman yang tidak narkoba dan baik karakternya.

5.Punya Konselor

Konselor adalah seseorang yang akan menjadi tempat curahan hati (curhat) dan yang akan mengarahkan kepada hal-hal baik. Konselor bisa didapatkan secara resmi di rumah rehabilitasi, di LSM, di gereja atau lembaga agama lainnya. Tentu saja Anda harus mencari seorang  konselor yang sudah berpengalaman membuat seorang pencadu lepas dari kecanduannya.  Ingat juga konselor hanya memberi saran/ masukan keputusan dan tindakan ditentukan Anda sendiri.

6.Gabung Komunitas

Pergaulan di lingkungan yang baik pasti menghasilkan kehidupan yang lebih baik dan sebaliknya. Itulah mengapa mereka yang ingin melepaskan diri dari candu narkoba sebaiknya join satu atau dua komunitas untuk mengalihkan pikiran Anda. Misalnya, Anda join komunitas sepeda motor artinya Anda bisa punya bahan pembicaraan dan kegiatan-kegiatan perlombaan yang membuat Anda bisa menikmati hidup dengan teman-teman Anda tanpa berpikir narkoba.

Ada banyak komunitas saat ini yang dikategorikan sesuai hobi, misalnya komunitas mobil, sepeda motor, sepeda ontel, kuliner, bunga hias dan bidang lainnya. Anda bisa menemukannya di internet ataupun dunia nyata. Pilihlah komunitas yang membuat Anda bisa mengembangkan hobi dan menghasilkan hal-hal positif.

Gabung dengan komunitas akan membuat Anda sibuk melakukan kegiatan positif. Ada banyak orang yang sudah lepas tetapi balik lagi menjadi penguna narkoba. Jadi, sebaiknya Anda terus menurus melakukan berbagai kegiatan positif, seperti pengembangan hobi baru. Hobi baru juga bisa menghilangkan stres sehingga waktu dan tenaga Anda terjaga. Hobi seperti berkebun, memancing, mendaki gunung bersama guide atau fotografi khusus bidang kebudayaan bahkan bisa membuat Anda mendapatkan penghasilan sendiri.

Atau bisa juga mencari komunitas-komunitas lainnya sesuai minat Anda selama itu positif. Asal tak ada kaitannya lagi narkoba, minuman keras, seks bebas atau penyimpangan lainnya maka Anda pasti akan lebih baik.

7.Tingkatkan kecerdasan spiritual

Cara melepaskan diri dari narkoba yang sudah sangat terbukti paling efektif adalah mempertebal iman seseorang atau meningkatkan kecerdasan spiritual. Caranya banyak berdoa, beribadah dan mendekatkan diri pada ajaran-ajaran yang benar. Nah, ajaran agama yang benar adalah yang berlandaskan kasih yaitu mengasihi Tuhan dan mengasihi sesamanya tanpa membeda-bedakan.

Pencadu narkoba akan identik dengan kondisi emosi yang tidak stabil bahkan gangguan kesehatan yang mematikan karena itu doa dan ibadah akan membuat hati lebih tenang.

Ibadah juga akan membuat hati lebih mudah untuk iklash dan mampu mensyukuri baik buruknya keadaan. Karakter yang baik akan membuat siapa saja mampu mengerti dan melakukan semua hal baik di sekitarnya bukan mengacau atau menyakiti sesamanya.

 

Penulis: Yudith Rondonuwu dan berbagai sumber.

Tags: