Presiden Jokowi Rapat dengan PSSI, Ini Hasilnya

PSSI akan segera membangun kantor yang lebih megah. (foto:bola)

JAKARTA, bagitu.com—Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melakukan rapat dengan pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) beserta sejumlah kementerian untuk membahas kemajuan sepakbola Indonesia.

Dalam Rapat tersebut, dibahas berbagai upaya untuk memajukan persepakbolaan Indonesia serta mengejar prestasi di kancah Asia bahkan internasional.

Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, Letnan Jenderal Edy Rahmayadi mengatakan, ada tiga hal penting yang disepakati untuk secepatnya dibenahi agar prestasi sepakbola Indonesia bisa berkembang pesat.

Edy mengatakan Presiden Joko Widodo meminta semua menteri yang terkait mendukung terciptanya pemain-pemain sepakbola dimulai dengan pembibitan usia dini.

Selain itu, jenderal bintang tiga tersebut mengatakan diharapkan nantinya setiap provinsi memiliki satu lapangan sepakbola yang layak dan berstandar FIFA.

“Ini juga merupakan perintah Presiden. Akan dicari jalan keluarnya, termasuk setiap desa akan ada lapangan sepakbola,” katanya.

Masalah lain yang dibahas menurut Edi,  adalah kendala minimnya jumlah pelatih yang ada di Indonesia.

“Saat ini hanya ada 167 pelatih di indonesia. Jumlah ini sangat jauh dibandingkan Malaysia yang mempunyai 565 pelatih. Upaya pengembangan sepakbola juga perlu pembinaan pelatih”

Edi Rahmayadi juga memuji perhatian Presiden Joko Widodo terhadap kemajuan sepakbola nasional. Hal lainnya yang diperhatikan Presiden Jokowi adalah pembangunan kantor PSSI yang baru sebagai representasi bangsa di mata internasional.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, saat berlangsungnya rapat  Ketua PSSI Edy Rahmayadi menunjukkan foto-foto kantor pengurus sepak bola pemerintahan Timor Leste dan Afganistan.

“Hal tersebut langsung menyinggung harga diri Presiden. Beliau langsung memerintahkan Mensesneg, Menteri BUMN, Menpora untuk membuat kantor PSSI lebih baik dari Timor Leste dan Afganistan,” kata Pramono.

Presiden juga menurut Pramono, meminta kantor PSSI yang baru nantinya harus lebih bagus dari kantor pengurus sepak bola negara-negara tetangga lainnya.

“Ini merupakan rapat terbatas pertama tentang PSSI. Sejauh ini, belum pernah ada rapat terbatas tentang PSSI. Ini membuktikan komitmen Presiden Jokowi memajukan sepak bola Indonesia,” ujarnya.

Diketahui, Edy Rahmayadi merupakan ketua baru PSSI. Dia terpilih sejak 10 November dalam kongres yang dilakukan PSSI. Pengurus sebelumnya yang diketuai La Nyala Matalitti dibekukan pemerintah karena berseberangan dengan pemerintah. Era Rahmayadi diharapkan timnas Indonesia bisa berprestasi lebih baik, apalagi kini PSSI akan dilatih Luis Milla yang pernah mengantarkan tim Spanyol menjadi juara Eropa Usia-21. Alfred Riedl yang sempat membawa Indonesia menjadi finalis piala AFF tak lagi diperpanjang kontraknya.

Penulis: Franky Tangkudung

 

Tags: