DEBAT PILKADA DKI, Tina Talisa Akui Kesulitan Pandu Debat

Tina Talisa. (foto:bintang).

JAKARTA, bagitu.com— Acara debat ke-2 Pilkada DKI Jakarta sudah selesai digelar. Satu nama yang disorot adalah moderator Tina Talisa. Dia terlihat berulang kali menenangkan pendukung calon karena membuat kegaduhan.

Tina Talisa yang berpasangan dengan mantan Wakil Menteri Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesi, Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Eko Prasojo dianggap cukup berhasil. Meski begitu ada juga yang mengkritiknya karena tidak setegas Ira Koesno, moderator pada debat pertama.

Tina mengakui dirinya menemui kesulitan untuk mengendalikan pendukung pasangan calon yang hadir di debat tersebut. Hal itu juga sempat dibahas saat menemui Ira Koesno.

“Ini yang sempat saya diskusikan dengan Ira Koesno. Ada semangat luar biasa yang mengakibatkan para pendukung tidak mematuhi tata tertib. Meskipun sudah diingatkan dari awal,” kata Tina di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (27/1).

Dia juga meminta maaf kepada para pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur jika dirinya agak keras untuk mengendalikan massa.

“Saya meyakini tampilan di layar tidak sama dengan apa yang dirasakan langsung. Karena di layar audio yang di audience tidak sekuat yang di panggung,” katanya lagi.

Dia pun menceritakan awal penunjukkan dirinya menjadi acara moderator debat Pilkada DKI tersebut. Awalnya kata Tina, KPU menanyakan kesediaannya untuk menjadi moderator. Dia pun menyanggupi asalkan dirinya diterima oleh ketiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.

“Senin dikontak bahwa moderator adalah Eko Prasodjo dan saya. Kamis saya ketemu panelis. Pertanyaan juga sangat rahasia, tak ada publik yang tahu,” jelasnya.

Meski penampilan Tina Talisa dianggap cukup baik, namun ada saja yang membandingkan dirinya dengan Ira Koesno.

“#Debat2PilkadaDKI,  kualitas menurun dibanding saat @irakoesno yg jd moderator,” begitu cuit @simons di media sosial, Jumat (27/1).

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum daerah (KPUD) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta melaksanakan debat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang ke-2, Jumat (27/1) di Hotel Bidakara Jakarta. Tiga Pasangan Calon hadir membawakan visi misi mereka yakni pasangan nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, Pasangan nomor urut dua, Basuki Tjahaya Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Acara tersebut dipandu dua moderator yakni mantan Wakil Menteri Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia, Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Eko Prasojo dan presenter berita Tina Talisa. Debat yang berdurasi lebih panjang 30 menit dari debat yang pertama menyajikan aksi saling sindir di antara pasangan calon. Bukan hanya itu, pendukung masing-masing calon juga terdengar saling ledek hingga membuat ruangan tersebut sangat gaduh. Beberapa kali moderator memperingatkan pendukung untuk tetap tertib demi kelangsungan debat tersebut.

Penulis: Franky Tangkudung

Tags: