Kadis Penanaman Modal Bandung Tertangkap OTT

Kapolrestabe bandung, Hendro Pandowo. (foto:galamedia).

BANDUNG, bagitu.com— Baru sehari publik dikejutkan dengan tertangkapnya seorang hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Patrialis Akbar dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kini Kepolisian Resor (Polres) Bandung melakukan Operasi Tangkap Tangan serupa terhadap Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTST) Dandan Riza Wardana. Dari operasi tersebut, polisi mengamankan uang ratusan juta dalam bentuk Rupiah dan Dolar.

“Dari OTT ini, kami mengamankan barang bukti uang sekitar Rp 300 juta dan 10.000 USD,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo di Mapolrestabes Bandung, Jumat (27/1).

Menurut Hendro, dalam OTT tersebut, pihaknya menangkap lima orang termasuk Kepala Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung. Dandan Riza Wardana bersama empat orang tersebut ditangkap dalam perjalanan pulang, sekitar pukul 17.45 WIB ,Jumat (27/1).

“Ada lima orang yang kami amankan. Termasuk sopir Kepala Dinas dan stafnya di DPMPTST Kota Bandung. Mereka kami amankan di perjalanan pulang,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo kepada wartawan, Jumat (27/1).

Lanjut Hendro, pihaknya langsung melakukan penggeledahan di kantor DPMPTST Kota Bandung hingga pukul 23.00 WIB. Polisi juga menggeledah rumah Dandan, kemudian Dandan dibawa ke kantornya untuk melihat penggeledehan tersebut. Dari penggeledahan terlihat petugas membawa tiga dus berkas dari kantor tersebut.

“Kami masih mendalami ini termasuk gratifikasi atau pungli. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan Reskrim,” jelasnya lagi.

Seusai penggeledahan tersebut, Dandan Riza Wardana kemudian dimasukkan ke dalam mobil Mitsubishi Lancer D 918 RI berwarna silver dan langsung meninggalkan lokasi penggeledahan tersebut.

Hendro juga menjelaskan, penangkapan ini bermula dari adanya laporan masyarakat. Mendapati laporan ini, kata Hendro, pihaknya langsung melakukan penyelidikan di lapangan hingga melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) tesebut.

“Ini merupakan hasil dari laporan masyarakat. Setelah menerima laporan tersebut, kami langsung melakukan penyelidikan, hingga dilakukan penangkapan,” ujar Hendro lagi.

Hendro menambahkan, sejumlah uang tersebut berhasil disita petugas di dalam mobil dan ruang kerja Kepala DPMPTST di Jalan Cianjur, Kota Bandung.

Mengenai status hukum Dandan Riza Wardana bersama empat orang anak buahnya tersebut, Hendro mengaku kini pihaknya masih melakukan pendalaman dalam tahap pemeriksaan.

“Pemeriksaan dilakukan 1 x 24 jam, saat ini mereka masih saksi. Mungkin besok kita akan merilis perkembangannya selanjutnya bagaimana,” tutup Hendro.

Penulis: Franky Tangkudung

 

Tags: